UU Cipta Kerja Salah Ketik, Baleg DPR: Bisa Diperbaiki Meski Telah Disahkan

Posted on

Undang-Undang Cipta Kerja, yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi), tetap jadi sorotan karena ada kekeliruan pengetikan. Wakil Ketua Tubuh Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya menerangkan salah tulis dalam UU Cipta Kerja bisa diperbarui.

Satu diantara kekeliruan untuk pengetikan di UU Nomor 11 Tahun 2020 ini ada di Pasal 6. Willy menerangkan untuk halaman 6 Pasal 6 UU Cipta Kerja semestinya cuman mengarah ke ‘Pasal 5’ saja. Seharusnya tidak mengikutkan kalimat ‘ayat (1) huruf a’.

“Dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja, ada banyak kekeliruan tulis dalam referensi masalahnya yaitu diantaranya dalam Pasal 6. Dalam ketetapan Pasal 6 UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja, dicatat ‘… seperti diartikan dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a mencakup…’, semestinya tercatat ‘…seperti diartikan dalam Pasal 5 mencakup…’,” terang Willy ke reporter, Selasa (3/11/2020).

“Dalam praktek pembangunan ketentuan perundang-undangan di Indonesia, kekeliruan tulis seperti diilustrasikan dalam angka 2 diartikan masih bisa diperbarui walau RUU sudah ditetapkan serta diundangkan,” paparnya.

Ketua DPP NasDem ini menerangkan beberapa UU yang pernah merasakan salah tulis sesudah ditetapkan. Dia memberikan contoh UU Nomor 13 Tahun 2006 mengenai Pelindungan Saksi serta Korban. UU Nomor 49 Tahun 2008 mengenai Pembangunan Kabupaten Mesuji di Propinsi Lampung, yang selanjutnya mendapatkan pembaruan.

“Ke-2 UU itu diperbarui untuk Distribusi II naskah sah yang ditebarluaskan ke warga serta penopang kebutuhan berkaitan,” tutur Willy.

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini juga menyentuh UU Nomor 15 Tahun 2019 mengenai Pembangunan Ketentuan Perundang-Undangan (UU PPP). Lewat UU PPP, menurut Willy, pembaruan UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja bisa dilaksanakan.

“Berdasar praktek serta ketetapan dalam pasal-pasal UU PPP dan memerhatikan saran warga atas kekeliruan tulis untuk UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja, karena itu pembaruan atas UU Nomor 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja masih bisa dilaksanakan serta diizinkan,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *